Kejutan Besar Liga Champions PSG dan Madrid Gagal Lolos 8 Besar

Musim ini Liga Champions menghadirkan format baru dengan 36 tim dalam satu klasemen besar, dan kejutan pun terjadi sesuai janji UEFA. Arsenal menjadi salah satu cerita terbesar dengan laju sempurna mereka di fase grup.

Kejutan Besar Liga Champions PSG dan Madrid Gagal Lolos 8 Besar

Pada matchday terakhir, Arsenal menghadapi Kairat di London dan menang 3-2. Kemenangan ini memastikan The Gunners meraih total 24 poin dari delapan pertandingan, menjadi satu-satunya tim yang menutup fase grup tanpa kalah maupun seri.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Dominasi Arsenal membuat mereka menempati puncak klasemen 16 besar, diikuti Bayern Munchen, Liverpool, Tottenham, Barcelona, Chelsea, Manchester City, dan kejutan dari Sporting Lisbon. Tim Mikel Arteta menunjukkan konsistensi dan mental juara sejak awal kompetisi.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

PSG Kejutan di Paris

Salah satu kejutan besar datang dari Paris. PSG yang diunggulkan lolos ke 16 besar harus puas ditahan imbang Newcastle 1-1 pada matchday terakhir. Hanya meraih satu poin membuat mereka gagal menembus 8 besar secara langsung.

Kegagalan PSG ini menempatkan mereka di posisi ke-11 dengan 14 poin, sama dengan Newcastle, tetapi kalah produktivitas gol. Tim yang sebelumnya dianggap aman pun harus menerima kenyataan pahit, menunjukkan betapa tak terduganya Liga Champions musim ini.

Kejadian ini menjadi bukti bahwa dominasi di liga domestik tidak selalu menjamin kesuksesan di Eropa. PSG harus belajar dari hasil ini agar musim depan lebih siap menghadapi tekanan fase grup Liga Champions.

Baca Juga: Dro Fernandez, Bakat Muda Filipina, Siap Bersinar di PSG

Real Madrid Terlempar dari 8 Besar

Kejutan Besar Liga Champions PSG dan Madrid Gagal Lolos 8 Besar

Real Madrid juga menjadi korban kejutan besar. Di Lisbon, Los Blancos kalah 2-4 dari Benfica dalam pertandingan dramatis. Kekalahan ini membuat mereka tersingkir dari 8 besar meski sempat berada di zona aman hingga menit-menit akhir. Benfica, yang diprediksi gagal lolos, justru mencetak gol penentu di menit ke-90+8 lewat sang kiper Anatoly Trubin.

Gol ini membuat selisih gol Benfica lebih baik daripada Marseille dan Pafos, sehingga tim Portugal itu berhasil naik ke peringkat ke-24 dan lolos ke babak play-off. Hasil ini menunjukkan betapa kompetitifnya format baru Liga Champions. Bahkan tim-tim unggulan seperti Madrid bisa tersingkir akibat hasil-hasil tak terduga dan selisih gol yang tipis.

Liga Champions Penuh Drama dan Kejutan

Fase grup Liga Champions musim ini membuktikan bahwa setiap pertandingan sangat menentukan. Banyak tim unggulan gagal melaju langsung, sementara tim yang diprediksi tersingkir justru berhasil mengejutkan publik.

Klasemen akhir memperlihatkan selisih poin yang sangat tipis, sehingga pertandingan terakhir menjadi momen krusial. Dari Arsenal yang sempurna, hingga PSG dan Real Madrid yang gagal lolos, semuanya menunjukkan ketidakpastian tinggi di kompetisi elit ini.

Dengan format baru ini, Liga Champions musim ini menawarkan drama dan kejutan tiada henti. Babak 16 besar dipastikan akan semakin sengit, dengan Arsenal memimpin daftar unggulan dan tim-tim kejutan seperti Benfica siap menghadirkan pertarungan menegangkan. Simak dan ikuti terus informasi seputar berita PSG terbaru secara lengkap hanya di psgint.com.