Paris Saint-Germain saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 51 poin, tertinggal satu angka dari RC Lens di puncak. Persaingan musim ini diprediksi akan sangat sengit karena Lens tampil konsisten dan kerap menampilkan permainan solid. Setiap poin menjadi sangat berharga bagi PSG untuk menjaga peluang mereka merebut gelar.

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui bahwa Lens merupakan tim yang kuat dan sulit dikalahkan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Lens menempati posisi puncak bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan kualitas permainan yang meningkat secara signifikan dibanding musim sebelumnya.
Enrique menekankan bahwa situasi ini justru menjadi motivasi tambahan bagi PSG. Tantangan menghadapi rival tangguh seperti Lens memaksa tim untuk tampil maksimal dan menjaga fokus di setiap pertandingan yang tersisa. Kemenangan bukan sekadar target, tapi juga bentuk tekanan psikologis terhadap rival.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Laga Kontra Metz sebagai Momentum
PSG dijadwalkan menghadapi Metz pada pekan ke-23 Ligue 1 di Parc des Princes, Minggu (22/2) dini hari WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi PSG untuk memperkecil jarak poin dengan Lens sekaligus membangun momentum positif jelang laga-laga berikutnya.
Luis Enrique menegaskan bahwa tidak ada pilihan selain meraih tiga poin. Timnya harus memanfaatkan setiap laga kandang untuk menjaga peluang juara tetap terbuka. Ia menekankan bahwa semua pemain harus siap mental menghadapi tekanan dan memastikan kemenangan.
Meski Metz bukan tim papan atas, Enrique mengingatkan bahwa setiap laga di Ligue 1 memiliki tantangan tersendiri. Konsentrasi dan disiplin permainan menjadi kunci untuk menghindari kesalahan yang bisa merugikan. PSG perlu memanfaatkan kualitas skuad mereka untuk mengamankan poin penuh.
Baca Juga: Hancurkan Marseille, PSG Kirim Sinyal Kebangkitan dan Ambisi Juara
Lens Dinilai Pesaing Serius

Luis Enrique secara terbuka menyebut Lens sebagai lawan berat dalam perburuan gelar. Menurutnya, Lens tidak hanya berada di puncak klasemen karena keberuntungan, tetapi juga karena kualitas permainan yang meningkat. Tim ini tampil konsisten dan mampu menahan tekanan dari tim-tim besar lainnya di Ligue 1.
Pelatih asal Spanyol itu menekankan bahwa untuk mengalahkan Lens, PSG harus tampil dengan fokus tinggi dan memaksimalkan setiap peluang. Kemenangan di laga-laga berikutnya akan memberi tekanan psikologis kepada Lens dan memaksa mereka melakukan kesalahan.
Enrique menambahkan bahwa musim ini lebih sulit dibanding dua musim sebelumnya karena para pesaing telah meningkatkan kualitas. Kompetisi menjadi lebih seimbang, sehingga PSG tidak bisa mengandalkan reputasi atau nama besar untuk memenangkan pertandingan.
Motivasi dan Tekad PSG
Bagi PSG, setiap pertandingan menjadi ujian mental dan fisik. Luis Enrique menekankan bahwa tim harus menjaga konsistensi permainan dan tidak boleh meremehkan lawan. Motivasi untuk menutup jarak dengan Lens menjadi energi tambahan bagi para pemain.
Enrique juga mengingatkan bahwa persaingan sengit akan menentukan siapa yang tampil sebagai juara di akhir musim. Tim perlu tetap fokus dan disiplin, serta menghindari kesalahan sekecil apa pun yang bisa merugikan dalam perburuan gelar.
Dengan fokus, motivasi tinggi, dan strategi yang tepat, PSG bertekad memanfaatkan setiap kesempatan untuk meraih kemenangan. Tekad ini menjadi landasan bagi mereka dalam menekan Lens dan menjaga peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim.
