Juan Bernat mengaku merasa sangat terhormat bisa bermain bersama Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar selama berada di PSG. Mantan pemain Bayern Munich ini menekankan bahwa pengalaman tersebut membuatnya berkembang menjadi pemain yang lebih baik. Setiap sesi latihan dianggapnya sebagai kesempatan belajar yang luar biasa, bukan hanya karena rekan-rekannya adalah bintang dunia, tetapi juga karena kualitas profesionalisme mereka yang tinggi.

Bernat menambahkan bahwa Marco Verratti juga menjadi sosok yang mengesankan baginya. “Bisa bekerja dengan Marco Verratti, misalnya, adalah sebuah privilege; betapa luar biasanya para pesepakbola itu!” ujar Bernat dalam wawancara dengan AS. Kehadiran pemain-pemain kelas dunia ini di ruang ganti memberikan pengalaman unik yang sulit didapatkan di tempat lain.
Selama kariernya di PSG dari 2018 hingga 2025, Bernat tampil dalam 128 pertandingan, mencetak delapan gol dan memberikan 15 assist. Statistik ini menjadi bukti kontribusi Bernat di tim yang dihuni sejumlah bintang global, sekaligus menunjukkan bagaimana ia mampu beradaptasi dengan lingkungan berkelas dunia.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Statistik Kolaborasi dengan Trio Bintang
Bernat berbagi lapangan sebanyak 103 kali dengan Mbappe, menghasilkan delapan gol dalam kolaborasi mereka. Ia juga mencatat satu gol dari 66 pertandingan bersama Neymar dan bermain 42 kali bersama Messi, meski tanpa kontribusi gol. Statistik ini menegaskan betapa Bernat aktif terlibat dalam serangan tim meski posisinya sebagai bek kiri.
Pengalaman tersebut, menurut Bernat, lebih dari sekadar angka. “Bermain bersama mereka membuat Anda memahami cara berpikir seorang pemain top dunia, dari cara mereka bergerak hingga keputusan di lapangan,” ungkapnya. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi Bernat untuk menghadapi berbagai situasi pertandingan di level tinggi.
Selain itu, Bernat menekankan bahwa profesionalisme Messi, Mbappe, dan Neymar juga terlihat di latihan. Mereka selalu memberikan 100 persen, baik di lapangan maupun di gym, yang menuntut rekan setimnya untuk menyesuaikan ritme dan etos kerja mereka.
Baca Juga: Vitinha Ungkap Andres Iniesta Jadi Inspirasi Terbesarnya Bukan Messi
Perspektif Djeidi Gassama

Mantan pemain sayap PSG, Djeidi Gassama, juga membagikan pengalaman serupa. Bergabung dengan tim muda PSG, Gassama mengaku kaget sekaligus terinspirasi oleh cara Messi, Mbappe, dan Neymar bekerja. Ia belajar banyak dari rutinitas latihan dan dedikasi mereka yang tinggi.
“Saya mulai di tim U-19, dan pertandingan profesional pertama saya untuk PSG sangat gila. Mereka selalu memberikan 100 persen, dan Anda harus menyesuaikan diri untuk menunjukkan hal yang sama,” kata Gassama. Pengalaman ini membentuk mental pemain muda untuk menghadapi tekanan di level profesional.
Gassama hanya sempat tampil sekali untuk tim senior sebelum melanjutkan karier ke Sheffield Wednesday dan kemudian Rangers. Meski singkat, pengalaman bermain dengan bintang dunia menjadi modal penting dalam perkembangan kariernya.
Nasib Trio Bintang Setelah PSG
Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe kini sudah melanjutkan karier masing-masing. Messi bermain untuk Inter Miami, Neymar kembali ke Santos, dan Mbappe membela Real Madrid. Meski tidak lagi berseragam PSG, dampak kehadiran mereka tetap dirasakan oleh mantan rekan setim seperti Bernat dan Gassama.
Bagi Bernat, kenangan bermain bersama bintang dunia ini tetap menjadi salah satu pencapaian paling membanggakan dalam kariernya. Ia menegaskan bahwa kesempatan itu adalah momen berharga yang akan selalu dikenang sepanjang hidupnya. Nantikan terus kabar terbaru seputar paris saint-germain menarik lainnya hanya di psgint.com.
