Kylian Mbappe sudah lama dianggap sebagai salah satu pahlawan modern Prancis. Sejak kemunculannya di level profesional bersama AS Monaco pada akhir 2015, namanya terus melesat dan menjadi simbol generasi baru sepak bola Prancis. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Paris Saint-Germain menarik lainnya di PSG INT.

Kecepatan, ketajaman, dan mental juaranya membuat Mbappe cepat dicintai publik. Puncak statusnya sebagai ikon nasional terjadi pada Piala Dunia 2018. Saat itu, Mbappe yang baru berusia 19 tahun menjadi bagian penting keberhasilan Prancis menjuarai dunia. Prestasi tersebut mengukuhkan posisinya bukan hanya sebagai bintang sepak bola, tetapi juga figur inspiratif bagi masyarakat Prancis.
Lima tahun kemudian, Mbappe kembali membawa Les Bleus ke final Piala Dunia 2022. Meski harus kalah dari Argentina lewat adu penalti, penampilan luar biasa Mbappe tetap menuai pujian luas. Ia kembali dipandang sebagai simbol harapan dan kebanggaan bangsa.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Karier Gemilang Bersama Klub Elite Eropa
Selain di level tim nasional, Mbappe juga mencatatkan karier gemilang di level klub. Bersama Paris Saint-Germain, ia menjelma menjadi mesin gol utama dan memenangkan berbagai gelar domestik. Kontribusinya membuat PSG terus mendominasi sepak bola Prancis selama bertahun-tahun.
Setelah itu, Mbappe melanjutkan petualangannya bersama Real Madrid. Di klub raksasa Spanyol tersebut, ia kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Gol demi gol serta performa konsisten membuat namanya semakin besar di panggung internasional.
Kombinasi prestasi di klub dan tim nasional menjadikan Mbappe figur publik dengan pengaruh besar. Apa pun yang ia lakukan, baik di dalam maupun luar lapangan, hampir selalu mendapat perhatian luas dari media dan masyarakat.
Baca Juga: Mbappe Beri Dukungan Spesial Hakimi Saat Maroko Ditahan Imbang Mali
Uang Hadiah yang Menjadi Masalah

Di balik citra positif tersebut, Mbappe ternyata tidak lepas dari kontroversi. Salah satu kasus yang mencuat adalah pemberian uang kepada seorang polisi Prancis bernama Mohamed S., yang akrab disapa Momo. Peristiwa ini terjadi pada 2023 dan baru menjadi sorotan luas belakangan ini.
Mbappe diketahui memberikan uang sebesar 60 ribu euro atau sekitar Rp1,1 miliar kepada Momo. Pemberian ini disebut-sebut sebagai bentuk apresiasi atau bantuan pribadi. Namun, dalam sistem hukum dan etika aparat negara Prancis, menerima uang dari figur publik bisa menjadi pelanggaran serius.
Akibat penerimaan uang tersebut, Mohamed S. harus menghadapi konsekuensi berat. Ia akhirnya dipaksa untuk pensiun lebih cepat dari kepolisian, meskipun tidak terlibat dalam tindakan kriminal lainnya. Kasus ini pun memicu perdebatan luas di Prancis.
Dampak dan Reaksi Publik Prancis
Kasus ini menimbulkan beragam reaksi di kalangan masyarakat. Sebagian menilai Mbappe hanya berniat baik dan tidak memiliki maksud buruk. Mereka menganggap hukuman terhadap sang polisi terlalu keras dan tidak sebanding dengan niat di balik pemberian tersebut.
Namun, ada pula yang menegaskan bahwa aturan tetap harus ditegakkan. Aparat negara dinilai wajib menjaga integritas dan menghindari potensi konflik kepentingan, siapa pun pemberi uangnya, termasuk figur sebesar Kylian Mbappe.
Bagi Mbappe sendiri, kasus ini menjadi pengingat bahwa status sebagai pahlawan nasional tidak membuatnya kebal dari sorotan dan kontroversi. Setiap tindakan di luar lapangan kini dituntut untuk lebih hati-hati, karena dampaknya bisa meluas dan menyentuh banyak pihak. Nantikan terus kabar terbaru seputar Paris Saint-Germain lainnya hanya di psgint.com.
