Luis Enrique Sebut Lawan PSG Terus Sulit di Liga Champions

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menyebut bahwa PSG selalu mendapat lawan berat di Liga Champions, dari fase grup hingga fase gugur. Sebagai juara bertahan, PSG tidak mendapat perlakuan khusus dan selalu terundi melawan tim-tim top Eropa.

Luis-Enrique-Sebut-Lawan-PSG-Terus-Sulit-di-Liga-Champions

Dalam undian fase grup, PSG menghadapi klub-klub besar seperti Atalanta, Barcelona, Bayer Leverkusen, Bayern Munich, Tottenham Hotspur, Athletic Bilbao, Sporting CP, dan Newcastle United. Hanya Athletic Bilbao yang gagal lolos ke babak 16 besar, sementara tim lain lolos dan tetap menjadi lawan tangguh.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Situasi ini berbeda dengan beberapa tim lain yang menghadapi lawan relatif mudah dari pot empat, seperti Kairat Almaty atau Pafos. PSG justru “apes” karena lawan dari pot empat yang mereka dapat sekelas Bilbao dan Newcastle, sehingga perjalanan menuju fase gugur menjadi sangat berat.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Jalan Terjal PSG Menuju 16 Besar

PSG finis di urutan ke-11 fase grup dengan 14 poin, sehingga harus menjalani playoff melawan AS Monaco. Mereka berhasil lolos ke babak 16 besar dengan kemenangan agregat tipis 5-4. Jalan menuju babak gugur itu menunjukkan betapa beratnya persaingan yang harus dihadapi tim asal Prancis ini.

Luis Enrique menekankan bahwa pengalaman menghadapi tim-tim kuat telah membentuk karakter dan mental pemain PSG. Setiap laga menuntut konsentrasi tinggi dan kemampuan individu maupun kolektif yang maksimal.

Meski begitu, Enrique tetap optimistis. Ia percaya bahwa menghadapi lawan berat seperti Monaco menjadi latihan penting untuk kesiapan tim menghadapi babak-babak berikutnya di Liga Champions.

Baca Juga: Chelsea Percaya Diri Tetap Main di Stamford Bridge Lawan PSG

Tantangan Berikutnya di Babak Gugur

Tantangan-Berikutnya-di-Babak-Gugur

Dalam undian 16 besar, PSG akan menghadapi Barcelona atau Chelsea. Calon lawan di perempatfinal dan semifinal pun diprediksi tidak lebih mudah. Enrique menyadari bahwa tantangan berat akan terus datang, tetapi hal ini dianggapnya sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas tim.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa situasi ini memang sulit, namun PSG terbiasa menghadapi lawan berkualitas tinggi. Fokus tetap pada performa tim, baik individu maupun strategi kolektif, menjadi kunci agar bisa menaklukkan lawan berat di kompetisi elit Eropa.

Enrique juga menyelipkan humor dalam konferensi persnya, mengatakan “lain kali akan lebih mudah, lawan Chelsea atau Barca, kan?” meski kenyataannya, lawan PSG tetap berada di level tertinggi.

Mental PSG dan Persiapan Strategis

Enrique menekankan pentingnya kesiapan mental tim. Menghadapi serangkaian lawan top Eropa menuntut konsistensi dan fokus tinggi, terutama dalam pertandingan menentukan. PSG harus mampu memaksimalkan setiap kesempatan untuk meraih hasil positif.

Pengalaman menghadapi lawan kuat membuat PSG lebih matang dan adaptif dalam strategi permainan. Mental dan teknik yang terlatih menjadi modal penting menghadapi babak-babak berikutnya.

Dengan kesiapan penuh, Enrique yakin PSG mampu melewati rintangan berat dan tetap menjadi pesaing serius di Liga Champions. Optimisme pelatih ini diharapkan menular ke seluruh pemain untuk menghadapi tantangan besar selanjutnya. Simak terus pembahasan paris saint-germain terupdate lainnya hanya di psgint.com.